Skip to content

4. Kebutuhan Non-Fungsional

  1. Waktu respon transaksi web admin maksimum 3 detik untuk 95% permintaan normal.
  2. Waktu respon transaksi handheld maksimum 2 detik untuk 95% scan transaction.
  3. Latensi sinkronisasi data SAP maksimum 5 menit dari transaksi tercatat sampai status terkonfirmasi.
  4. Sistem harus mendukung 50 pengguna aktif bersamaan tanpa degradasi layanan kritikal.
  1. SLA ketersediaan minimum 99.5% pada jam operasional 06:00-22:00 WIB, Senin-Minggu.
  2. Downtime terencana harus diinformasikan minimal 24 jam sebelumnya.
  3. Sistem harus mampu melanjutkan operasi normal maksimal 60 menit setelah restart layanan terkontrol.
  4. Proses retry integrasi harus berjalan otomatis untuk gangguan sementara.
  1. Sistem harus menerapkan autentikasi pengguna dengan kebijakan kata sandi minimum 8 karakter.
  2. Sistem harus menerapkan otorisasi berbasis peran dan assignment gudang.
  3. Session timeout otomatis setelah 30 menit tanpa aktivitas.
  4. Aktivitas kritikal (approval, koreksi stok, perubahan master) wajib tercatat pada audit trail.
  5. Data pertukaran integrasi harus menggunakan kanal komunikasi internal yang dikontrol oleh tim IT MKCJ.
  1. Audit trail harus menyimpan identitas pengguna, timestamp, nilai sebelum, dan nilai sesudah transaksi.
  2. Retensi audit trail minimum 5 tahun.
  3. Semua exception transaksi harus memiliki status penanganan.
  1. Antarmuka utama pengguna lapangan diprioritaskan pada handheld dengan alur scan-first.
  2. Web admin digunakan untuk konfigurasi, monitoring, dan aktivitas administratif.
  3. Pesan kesalahan harus jelas dan dapat ditindaklanjuti pengguna operasional.
  1. Target sertifikasi keamanan formal (misal ISO/IEC 27001 scope aplikasi): Not available.
  2. Uji beban ekstrem di atas 50 pengguna konkuren pada fase initial go-live: Not available.